Ramadhan 2021, Masjid 99 Kubah Rencana Difungsikan

20 November 2020 13:54
Ramadhan 2021, Masjid 99 Kubah Rencana Difungsikan

POSMAKASSAR.COM – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah ingin melihat kembali pembangunan Masjid 99 Kubah dilaksanakan. Masjid yang terletak di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) ditargetnya, bisa digunakan pada Ramadan 2021 tahun depan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bahkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp22 Miliar. Gubernur Nurdin tak ingin menunda lebih lama, terlebih masjid Ikonik Makassar tersebut sudah sangat dibutuhkan.

“Bagaimana pun juga ini tidak boleh ditinggal terlalu lama, karena bagaimanapun juga ini sangat dibutuhkan bagi para pengunjung CPI, ini kan semakin ramai tentu dengan hadirnya Masjid 99 Kubah ini akan semakin melengkapi fasilitas yang ada ada di CPI ini,” kata Nurdin di Lego-lego CPI, Jumat (20/11/2020).

Ia menyebutkan, target pengerjaan masjid yang terletak di jantung kota Makassar tersebut akan dimulai paling lambat pertengahan bulan Januari 2021 mendatang. 

“Tahun depan kita sudah mulai. Mungkin Januari kita akan mulai penyempurnaan yang penting fungsionalnya dulu dan sudah bisa dipakai,” jelas Gubernur dengan segudang prestasi itu. 

“Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel sudah hitung kira-kira butuh Rp 22 miliar dulu, itu sudah fungsional itu sudah bisa dipakai toilet, tempat wudhu, terus pelataran sudah bisa selesai,” sambungnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemprov Sulsel, Junaedi Bakri menambahkan, bulan Januari 2021 mendatang 8sudah dimulai proses lelang fisik untuk pekerjaan Masjid 99 Kubah itu. 

“Januari sudah dilelang. Target untuk di pakai sebelum bulan Ramadan. Rencana kita lakukan berbuka puasa di Lego-Lego dan shalat tarawih di Masjid 99 Kubah. Begitu juga salat subuh bisa di Masjid 99 Kubah,” tutupnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya