Gubernur Imbau Masyarakat Ke TPS dengan Protokol Kesehatan Ketat

08 December 2020 16:06
Gubernur Imbau Masyarakat Ke TPS dengan Protokol Kesehatan Ketat

POSMAKASSAR.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, berharap masyarakat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan protokol kesehatan secara ketat di masing-masing TPS, karena pemilu serentak ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Pilkada kali ini kita masih dalam suasana pandemi Covid-19. Apalagi trend kasus ini terus naik. Oleh karena itu, siapa yang bisa melindungi masyarakat, adalah masing-masing kita sendiri termasuk pasangan calon,” ungkap Nurdin Abdullah, setelah memimpin rapat evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Sulsel, di Hotel Swiss Bell, Selasa, (08/12/2020).

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ke TPS memberikan suaranya dengan protokol kesehatan ketat. Jangan lupa menggunakan masker, setelah selesai pencoblosan langsung kembali ke rumah masing-masing, dan hindari kerumunan.

“Saya prihatin bahwa kondisi kita sekarang memberikan trend positif yang terus naik,” ujarnya.

Kendati demikian, Nurdin Abdullah sangat yakin, pengendalian Covid-19 ini bisa diatasi. Apalagi, kita semua kompak menjalankan protokol kesehatan secara ketat, dimanapun berada.

“Tingkat kematian terus turun, tapi memang kasusnya naik. Rata-rata OTG, karena rumah sakit kita masih di bawah 50 persen okupansi, dan baru 30 persen yang terisi,” terangnya.

Ia juga menegaskan, protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat di tempat-tempat keramaian. Seperti, warkop, cafe, mall, dan mengurangi perkumpulan dalam jumlah besar. Pihak warkop, cafe, dan mall, harus ikut serta dalam melakukan pengawasan secara ketat protokol kesehatan.

“Insyaallah pengendalian Covid-19 akan terus diupayakan. Tapi satu kata kunci, masyarakat harus patuh, harus disiplin. Kepada seluruh pengelola restoran, cafe, warkop, untuk ikut mengawasi semua yang datang,” imbaunya.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya