Soal Pejabat Pemkot Ajukan Mutasi Ke Pemprov Sulsel, Danny : Yang Penting Mereka Tidak Meninggalkan Masalah

25 January 2021 23:36
Soal Pejabat Pemkot Ajukan Mutasi Ke Pemprov Sulsel, Danny : Yang Penting Mereka Tidak Meninggalkan Masalah

POSMAKASSAR.COM – Sejumlah pejabat eselon dua lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dikabarkan telah mengajukan permohonan diri untuk mutasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Penjabat (Pj) Waliota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin bahkan mengakui bila para pejabat tersebut sudah menghadap langsung kepada dirinya, setelah resmi mengajukan permohonan pindah tugas ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar.

Terkait hal itu, Walikota Makassar Terpilih Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang dimintai tanggapan mengatakan, dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan keinginan mutasi sejumlah pejabat tersebut. Sepanjang pejabat tersebut, kata Danny, tidak meninggalkan masalah selama memimpin SKPD.

“Tidak apa-apa mereka mau pindah. Yang penting, mereka tidak meninggalkan masalah. Kalau meninggalkan masalah, maka pasti nanti ‘masalah’ lah yang akan kejarki,” ungkap Danny Pomanto, Senin (25/1/2021).

Menurut Danny, ia justru heran dengan sikap para pejabat yang ingin hengkang dan bertugas ke Pemprov Sulsel tersebut. Bahkan, Walikota dua periode ini menduga, mereka yang mau pindah atau memohon mutasi ke Pemprov Sulsel, justru diduga memiliki dosa dan takut bertanggungjawab.

“Kenapa takut sekali, banyak kah dosanya ? Itumi saya bilang, mereka itu sebenarnya takut sama cerminnya sendiri,” ungkapnya.

Terkait SKPD yang bakal dievaluasi, kata Danny, dirinya akan menyerahkan ke tim transisi untuk menilai semua kinerja birokrat Pemkot Makassar.

“Nanti kan ada yang khusus tangani itu semua. Tim transisi yang akan mengevaluasi. Mereka inilah nanti yang kasi catatan ke saya,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya,
usai penetapan pasangan ADAMA sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar terpilih, sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dikabarkan mulai mengajukan permohonan diri untuk mutasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Seperti diketahui, pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2020 lalu, santer diisukan bahwa sekitar 90 persen oknum pejabat Pemkot Makassar tidak berpihak pada pasangan Ir Mohammad Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi (ADAMA).

Diduga, dengan alasan menghindari akan di non-jon-kan setelah pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih itulah, sejumlah oknum pejabat tersebut memilih lebih awal mengajukan permohonan mutasi ke Pemprov Sulsel. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya