Pembatasan Jam Malam Tidak Efektif, Epidemiolog Unhas: Kasus Covid-19 Masih Stagnan

03 February 2021 10:46
Pembatasan Jam Malam Tidak Efektif, Epidemiolog Unhas: Kasus Covid-19 Masih Stagnan

POSMAKASSAR.COM – Pakar Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Prof Ansariadi menilai, Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua tahap di Kota Makassar tidak membuahkan hasil yang diharapkan.

Jumlah kasus Covid 19 tidak menunjukkan perubahan, tetap diangka 1200 sampai 1800 per minggu.

“Satu bulan terakhir sejak diberlakukannya jam malam, dari jam 19.00 Wita, terus berubah jadi jam 22.00 Wita, kita tidak melihat adanya kenaikan eksponensial dibandingkan 2 – 3 Minggu sebelumnya. Jumlah kasus ini tetap stagnan,” ujar Ansar, Selasa (2/2/2021).

“Jadi masih antara 1200 sampai sekitar 1800 kasus baru per minggu. Sekali lagi kasus masih stagnan, tidak meningkat, tetapi tidak menurun. Walaupun ada sedikit sekali penurunannya,” imbuhnya.

Meski begitu, PPKM kata dia, setidaknya hanya mampu mencegah terjadinya peningkatan kasus.

“Tetapi minimal mencegah terjadi peningkatan yang eksponensial, itu jauh lebih bagus dibandingkan terjadi kenaikan kasus sebelumnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, mengklaim PPKM yang diterapkan di Makassar berhasil menurunkan penyebaran kasus Covid-19. Sehingga pihaknya melakukan perpanjangan PPKM atau pembatasan jam malam, hingga 9 Februari 2021 mendatang.

Namun, kenyataannya upaya tersebut tidak mampu menekan kasus Covid-19, yang angkanya masih stagnan.

Presiden Joko Widodo, kemarin juga ikut menyoroti PPKM. Ia menilai PPKM disejumlah daerah tak efektif mencegah laju pandemi. Kepala negara pun meminta kebijakan ini dikaji ulang.

“Butuh formulasi baru karena terbukti apa yang ditempuh sejauh ini, tak efektif (PPKM). Harus ada kajian ulang agar Covid bisa ditekan,” terang Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa esensi dari PPKM yaitu membatasi mobilitas masyarakat. Namun, implementasi di lapangan tidak tegas dan disebut tidak ada konsistensi sama sekali sehingga butuh upaya yang lebih serius. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya