Dituding Lakukan Pemotongan SPPD PPPKD, Panwascam Somba Opu Gowa Angkat Bicara

04 February 2021 11:35
Dituding Lakukan Pemotongan SPPD PPPKD, Panwascam Somba Opu Gowa Angkat Bicara

POSMAKASSAR.COM– Panwascam Somba Opu angkat bicara terkait tudingan pemotongan SPPD PPKD yang dilayangkan oleh DPD LSM Perak Kabupaten Gowa.

Dalam bantahannya, Ketua Panwascam Somba Opu, Chairil Anwar mengatakan bahwa tidak ada penyelewengan terkait dana SPPD PPKD, apa lagi sampai diduga diselundupkan.

“Kita menjaga integritas Panwascam sebagai bagian lembaga Bawaslu yang sudah dipercayai oleh masyarakat, sehingga perbuatan seperti itu tidak mungkin kami lakukan, apa lagi itu merupakan potensi perbuatan pidana,” ujarnya kepada posmakassar.com melalui rilisnya, Kamis (04/02/2021).

Setelah berkordinasi dengan Kasek dan jajaran kesekretariatan, terkait dana SPPD untuk PPKD, menurutnya, akan diberikan nanti setelah menyelasaikan seluruh berkas laporan administrasi kegiatan perjalanan dinas masing-masing PPKD.

“Karena memang sampai saat ini masih ada berkas PPKD yang belum lengkap menyelesaikan laporan administrasinya, sehingga harus diselesaikan dahulu,” tambahnya.

Soal keterlambatan penyerahan dana SPPD,  bukan hanya Kecamatan Somba Opu, beberapa Kecamatan lain juga melaporkan LPJ seperti Kecamatan Pallangga, Barombong, Bontonompo, Bajeng Barat dan Kecamatan Parangloe juga belum menerima dana dan harus melengkapi laporannya.

Ketua Panwascam Somba Opu yang juga seorang advokat ini, memperingatkan Ketua LSM Perak agar berhati-hati dan sebaiknya bisa membuktikan tudingannya, seperti yang dikatakan di media.

“Jika tidak terbukti, kami akan lapor balik sebagai pencemaran nama baik,” tegasnya.

Lanjutnya, ketika Ketua LSM Perak tidak mampu membuktikan ucapannya, itu sama saja framming terhadap lembaga pengawas, menyebarkan berita hoax atau berita bohong dan mencemarkan nama baik Panwascam, dalam hal ini, sebagai jajaran Bawaslu Gowa.

“Kami tidak akan tinggal diam, proses hukum akan kami jalankan sesuai aturan dan UU ITE yang berlaku,” tambahnya.

Agar dugaan ini tidak semakin liar, Komisioner
Panwascam Somba Opu menegasi Ketua LSM Perak tersebut, agar melakukan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka. Jika tidak, Panwascam Somba Opu mengancam akan menempuh jalur hukum. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya