Pemilik Villa di Swab Test, Satpol PP Gowa Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes Party Selegram Makassar

18 February 2021 13:52
Pemilik Villa di Swab Test, Satpol PP Gowa Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes Party Selegram Makassar

POSMAKASSAR.COM – Sebanyak 3 orang pemilik Villa Rindu Alam 1 yang berada di batulapisi kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa mengikuti swab test buntut dari viralnya video selegram Makassar yang party ditengah pandemi Covid-19.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gowa, Alimuddin Tiro mengatakan bahwa pihak Satgas Covid-19 yang terdiri dari Camat dan Kapolsek Tinggimoncong, telah melakukan swab test kepada pemilik villa.

“Info dari Satgas Covid 19 kecamatan Tinggimoncong, 3 orang pemilik villa telah ikuti swab test pada senin kemarin, (15/02/2021),” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setelah melakulan swab test, pemilik Villa diberikan peringatan pertama untuk tidak menerima tamu lagi jika ingin berpesta ditengah pandemi Covid-19 sesuai dengan perda wajib masker nomor 2 tahun 2020.

“Ini peringatan pertama bagi pemilik Villa jangan lagi menerima tamu jika ingin menggelar pesta dengan mengumpulkan banyak orang, kita ini sudah ada perda wajib masker, kalau diulangi sampai ketiga kalinya pasti kami akan sanksi administrasi yang terberatnya kami cabut izin usahanya,” tegasnya, saat ditemui, Kamis (18/02/2021).

Sebelumnya diberitakan, sejumlah selegram asal kota Makassar menggelar party atau pesta ditengah pandemi Covid-19 disalah satu Villa di Malino Kabupaten Gowa. Party tersebut terekam video yang kini menjadi viral dan menuai sorotan.

Buntut dari kegiatan itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Gowa juga dikabarkan telah menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah selegram asal Kota Makassar untuk menanyai alasannya menggelar party ditengah pandemi Covid-19.

“Sementara para selegram Makassar itu, dalam 1 hingga 2 hari kedepan kami pasti akan kita panggil,” sebut Kasatpol-PP Gowa, Alimuddin Tiro.

“Kami ada selidiki kasus ini terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan para selegram Makassar, makanya kami akan panggil itu selegram untuk ditanyai alasannya mengumpulkan massa dengan menggelar party atau pesta,” imbuhnya.

Jika terbukti, selegram kota Makassar tersebut akan diberikan sanksi administrasi berupa denda.

“Pasti kami akan denda kalau dia melanggar prokes, ” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya