Sudah 3 Bulan Personil Satpol PP Belum Digaji, Pj Walikota Dianggap Berbohong

23 February 2021 21:28
Sudah 3 Bulan Personil Satpol PP Belum Digaji, Pj Walikota Dianggap Berbohong

POSMAKASSAR.COM — Sejumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar mengeluhkan gaji dan Tunjangan Pendapatan Pegawai (TPP) mereka yang hingga kini belum dibayarkan.

Menurut mereka, gaji dan TPP itu dikabarkan telah menunggak sejak Desember lalu.

Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud, yang dikonfirmasi awak media mengakui, saat ini ada 1.026 personil Satpol PP Makassar dilaporkan belum menerima gaji sejak 3 bulan lalu atau sejak Desember 2020.

“Satpol-Linmas itu totalnya 1.100 orang, PNS 74 orang, jadi masih ada 1026 orang belum terima gaji dan operasional,” kata Iman Hud, Selasa (23/2/2021).

Dia pun meminta agar pimpinan di Pemkot Makassar bisa segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.

Iman juga menyinggung klaim Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, yang sebelumnya mengaku sudah membayar gaji tenaga honor Satpol PP. 

Bahkan, Rudy menegaskan, tidak pernah ada tunggakan pembayaran gaji.

“Sudah dibayar gajinya, saya sudah cek, bisa tanya langsung ke BPKAD. Karena kalau saya yang bicara nanti dikira mengelak,” ujar Rudy Djamaluddin, Senin (22/2/2021) kemarin.

Meski begitu, Rudy tidak menampik, yang sempat menjadi permasalahan adalah Tunjangan Pendapatan Pegawai (TPP). 
Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran ada masalah administrasi.

Atas klaim tersebut, Iman pun membantah dan menyebut gaji yang telah dibayarkan hanyalah bagi anggota yang berstatus PNS.

“Kalau penjelasan Bapak Pj Walikota masalah TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) terkait masalah teknis, Okelah. Kita yang PNS sebanyak 74 orang tidak ada masalah. Tapi bagaimana yang 1.026 orang, yang pegawai kontrak ini yang kita kasihan, karena sejak Desember, Januari sampai Februari belum terima gaji sama operasional. Itu yang kita prihatinkan, sementara tugas jalan terus. Apalagi, tinghal 7 hari lagi sudah masuk bulan Maret,” katanya.

Sementara, Sekretaris Satpol PP Kota Makassar, Muh Iqbal Asnan SH, menanggapi dingin pernyataan Pj Walikota Makassar tersebut. 

Menurutnya, pihaknya kini tak lagi berharap banyak dari Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin.

“Sekarang, saya hanya berharap pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih segera dilaksanakan. Jujur, saat ini kami sangat merindukan pemimpin yang bisa mengayomi dan memperhatikan bawahannya. Saat ini, kita cukup sengsara di bawah kepemimpinan Pj Walikota,” katanya.

Sedangkan Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Satpol PP Makassar, Irwan SE MM, justru menyebut bahwa apa yang dikemukakan Pj Walikota, terkait sudah terbayarnya gaji anggota Satpol PP, adalah suatu bentuk pembohongan publik.

“Gaji apa yang sudah dibayar ? Kami ini belum terima gaji. Sudah tiga bulan malah. Itu sudah bentuk pembohongan publik. Jadi, jangan mi berbohong Pak Pj,” kata Irwan, Selasa (23/2/2021).

“Kami ini kerja untuk penegakan aturan tentang protokol kesehatan. Selama ini kami kerja tapi belum dapat gaji, semata karena tugas dan loyalitas dengan Satuan Satpol PP,” tutupnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya