Masih Diperiksa, KPK Bantah Isu Akan Bebaskan Gubernur Nurdin Abdullah

27 February 2021 19:11
Masih Diperiksa, KPK Bantah Isu Akan Bebaskan Gubernur Nurdin Abdullah

POSMAKASSAR.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah. 

Sebelumnya, disejumlah group WhatsApp beredar informasi jika KPK bakal membebaskan Gubernur Sulsel tersebut. Hal tersebut kemudian dibantah Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Ali meminta masyarakat tidak menanggapi kabar terkait pemeriksaan ini. Termasuk pesan pesan berantai soal akan dipulangkannya Nurdin Abdullah malam nanti.

“Kami saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang tertangkap tangan. Di antaranya kepala daerah tersebut,” ungkap Ali Fikri melalui keterangan tertulis pada Sabtu, (27/2/ 2021).

Dia pun mengimbau kepada seluruh pihak agar menunggu proses pemeriksaan yang saat ini masih terus dilaksanakan.

Menurutnya, dalam waktu 1×24 jam, KPK akan segera menentukan sikap dari kegiatan tangkap tangan ini. 

“Kami pastikan KPK bekerja sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah dijemput paksa pihak KPK bersama lima orang lainnya. Keenam orang itu langsung dibawa ke Gedung Merah Putih Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. 

Penangkapan terhadap Nurdin Abdullah diduga terkait infrastruktur jalan. Namun, KPK masih enggan membeberkan lantaran pemeriksaan belum rampung. 

Penangkapan ini berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan No: Sprin.Lidik-98/01/10/2020.

KPK melalui Pelaksana Tugas Jubirnya, Ali Fikri membenarkan penangkapan Nurdin. Pihaknya pun melakukan OTT karena Mantan Bupati Bantaeng itu diduga terlibat dalam tindak korupsi.

“Tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di sulawesi selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” kata Fikri.

Publik, diimbau Fikri, untuk menunggu pengumuman resmi dari pimpinan KPK soal kasus tersebut. Ia pun meminta semuanya bersabar.

“Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan,” sebutnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya