Dispora Sulsel Ingin Melanjutkan, Danny Justru Instruksikan Pembangunan Stadion Mattoanging Dievaluasi

02 March 2021 15:48
Dispora Sulsel Ingin Melanjutkan, Danny Justru Instruksikan Pembangunan Stadion Mattoanging Dievaluasi

POSMAKASSAR.COM – Isu bakal tersendatnya pembangunan stadion Mattoanging pasca ditetapkannya Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) dibantah oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kadispora Sulsel, Andi Arwien Azis mengatakan, kasus yang menimpa gubernur Sulawesi Selatan tidak secara langsung berhubungan dengan pembangunan Stadion Mattoanging. Apalagi, kata dia, proyek tersebut sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tidak serta merta dengan adanya masalah saat ini langsung berkaitan dengan itu. Sudah masuk RPJMD. Sudah masuk di DPA kita. Lelang sementara berlangsung untuk manajemen konstruksi. Semuanya tetap jalan. Jadi, tidak ada yang tidak jalan dan juga tidak terkait langsung dengan masalah yang terjadi saat ini,” jelasnya.

Arwien mengaku, pihaknya hanya diminta pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk menjelaskan mengapa anggarannya begitu besar. Dari penjelasan tersebut, Andi Sudirman belum menyatakan sikapnya apakah akan dilanjutkan atau tidak.

“Pak Wagub (Andi Sudirman Sulaiman) hanya menyampaikan kepada kami, karena alokasi anggarannya besar, maka perlu beliau tahu detailnya. Tapi tidak ada kata-kata akan dilanjut atau tidak,” ujarnya.

“Beliau sebagai Plt Gubernur wajar untuk mengetahui prioritas yang menyerap anggaran besar. Sehingga nanti kami akan menjelaskan alokasi anggarannya tersedia untuk konstruksi seperti apa? Mungkin nanti akan dijelaskan secara teknis,” katanya, Selasa (2/3/2021).

“Kalau mau ditanyakan bagaimana nasibnya, masih seperti yang sebelumnya penetapan APBD. APBD kita sudah ditetapkan bahwa konstruksi sekian, manajemen konstruksi sekian. Itu tidak berubah,” imbuhnya.

Sementara, Walikota Makassar, Danny Pomanto menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengevaluasi Amdal Lalin pembangunan
stadion Mattoanging.

“Evaluasi kembali. Ini perintah. saya tidak mau ada sesuatu melanggar hukum di Kota Makassar,” tegasnya.

Menurut Danny, pembangunan gedung Mattoanging terkesan luput dari pengawasan selama ini. Analisis mengenai dampak lalu lintas seharusnya dilakukan secara matang.

“Kapasitas penonton stadion itu besar. Ada sekitar 40 ribu kapasitas yang mau parkir jika ada event di sana. Tidak bisa semua kalau di dalam, jadi pasti di jalan itu buat macet,” jelasnya.

Danny dalam pandangannya mengenai keberadaan arena sepak bola itu, dinilai akan berdampak terhadap kemacetan lalu lintas di Jalan Ratulangi dan Jalan Cendrawasih.

“Dalam tata ruang kita, kawasan olahraga terpadu itu ada di Barombong. Stadion Mattoangin itu seharusnya hanya jadi heritage, harusnya dipertahankan bangunannya seperti itu,” ujarnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya