Danny Dukung Polda Sulsel Terapkan Tilang Elektronik di Makassar

05 March 2021 14:27
Danny Dukung Polda Sulsel Terapkan Tilang Elektronik di Makassar

POSMAKASSAR.COM – Wakapolda Sulsel BrIgjen Pol Drs Halim Pagarra, sambangi ruang War Room di lantai 10 Menara Kantor Balaikota, Jumat (5/3/2021).

Halim yang tiba di Kantor Balaikota bersama Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, langsung menuju ke lantai 10 meninjau ruang War Room .

Kedatangan Halim ke ruang pemantauan War Room dalam rangka kerjasama Polda Sulsel dan Pemkot Makassar mengenai penegakan aturan lalu lintas, dengan menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Walikota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, suatu kehormatan pemerintah kota menjadi bahagian dari penerapan ETLE di Kota Makassar dan dirinya memerintahkan kepada semua aparat di Pemkot untuk mempersiapkan sebaik mungkin agar penerapan di Makassar bisa berjalan dengan baik.

“Ini adalah perintah Bapak Kapolri tentang penerapan ETLE, pelaksanaannya sudah pernah dipraktikan di Makassar dengan menggunakan teknologi canggih, berupa automatic traffic light control sistem (ATCS), suatu kehormatan bagi kami jadi bahagian dari peresmian ETLE ini,” ucap Danny.

Sementara Brigjen Pol Halim Pagarra mengatakan, selain dua konsep Command Center dan ETLE, pihaknya juga ingin bekerjasama dengan Pemkot Makassar untuk membantu pihak kepolisan dalam hal pelayanan publik kepada masyarakat.

“Kedepan kami minta bantuan kepada pemkot Makassar untuk membantu pelayanan pengurusan dan perpanjangan SIM dan STNK,” terangnya.

Diketahui, Pemkot Makassar, sejak tahun 2015 mulai mengoperasikan ruang kontrol atau yang disebut dengan War Room ini. Ruangan ini terletak di lantai 10 Kantor Balaikota Makassar. Fungsinya sebagai ruang sistem pemantauan aktivitas dalam kota, yang serupa Command Room yang ada di Markas Departemen Pertahanan AS di Pentagon.

Ruang kontrol dilengkapi layar lebar yang memuat tayangan aktual dari 69 titik kamera pemantau di berbagai titik strategis dalam kota. Sebelumnya, Pemkot Makassar telah menargetkan penambahan jumlah kamera hingga 700 unit.
 
Kamera pemantau yang dikontrol dari ruangan ini dapat melakukan zooming berkali lipat, berteknologi kamera infra merah, dan dapat berputar 180 derajat. Mampu menyimpan data rekaman hingga 5 tahun. Selain itu pula di War Room ini juga menampilkan data kependudukan, pemantauan cuaca dan iklim, serta aplikasi tracking GPS pada semua kendaraan layanan publik milik Pemkot Makassar. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya