Tabungannya Raib Rp 400 Juta, Warga Makassar Laporkan BRI Ke Polisi

16 March 2021 16:51
Tabungannya Raib Rp 400 Juta, Warga Makassar Laporkan BRI Ke Polisi

POSMAKASSAR.COM – Seorang warga Kota Makassar yang juga nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengaku kehilangan uang tabungan.

Seorang nasabah bernama Sigit Prasetya itu, mengaku kehilangan uangnya sebesar Rp 400 juta.

Sigit menceritakan, awal mula dirinya menabung di Bank BRI sekitar tahun 2018. Saat itu ia membuka rekening dengan program Simpedes berhadiah Langsung.

“Awalnya saya diajak oleh teman yang juga pegawai BRI untuk bergabung di program Simpedes Hadiah Langsung. Jadi pada tanggal 29 Agustus 2018 saya langsung mendaftar dan membuka rekeniing dengan jumlah tabungan Rp400 Juta,” bebernya, Senin malam (16/03/2021).

Dari tabungan Simpedes tersebut, Sigit mengaku berhasil mendapatkan hadiah berupa satu unit TV.

Kata Sigit, Masalah mulai muncul di tahun 2019 ketika dirinya bertransaksi dan berniat mencairkan tabungannya. Saat dicek, tabungannya ternyata raib tak tersisa. Melihat hal itu, lalu Sigit memutuskan mendatangi BRI Unit Toddopuli.

“Saya cukup heran dengan perkataan pihak Bank yang mengatakan kalau uang yang saya simpan sudah saya tarik. Padahal saya tidak pernah melakukan itu. Setelah saya minta print rekening koran. Ternyata uang saya yang Rp400 juta telah dilakukan penarikan oleh pihak Bank 49 menit setelah saya membuka rekening pada 2018 lalu,” jelasnya.

Lebih janggalnya lagi kata Sigit, bukti penarikan tersebut diperlihatkan oleh pihak Bank yang tertera tanda tangannya, teller dan kepala cabang yang tak dituliskan namanya.

“Kenapa uang tersebut bisa dicairkan Padahal butuh KTP untuk dapat mencairkannya. Saat ditanya, pihak BRI tak mau memberikan klarifikasi, malah menyuruh saya berhubungan langsung dengan teller secara pribadi,” ujarnya

“Pihak BRI bilang kalau itu bukan masalah BRI, itu adalah masalah person yang melakukannya, tidak ada juga solusi yang diberikan BRI padahal semua prosedur yang telah saya jalani sampai mendapatkan TV itu dari BRI, ” sambungnya.

Saat ini, Sigit telah menyerahkan kasus yang diduga kasus penggelapan kepada pihak berwajib. Ia berharap Polda Sulsel dapat membantunya untuk menyelesaikan masalah ini. Apalagi dimasa pandemi krisis ekonomi sedang dirasakan Sigit.

“Bukan hanya itu, saya juga berharap agar pimpinan wilayah BRI bisa bertanggungjawab atas hilangnya dana saya di tabungan BRI yang entah saya tau kemana.Saya mohon agar kasus ini diperhatikan,” harapnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya