Abaikan Prokes, Danny Ancam Tutup Mall Panakukang Makassar

03 May 2021 01:19
Abaikan Prokes, Danny Ancam Tutup Mall Panakukang Makassar

POSMAKASSAR.COM — Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melakukan Sidak di Mall Panakukkang (MP), Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (2/5/2021) malam.

Sidak dilakukan setelah beredar video yang sempat viral hari ini, dimana pusat perbelanjaan atau mall tersebut dipadati pengunjung sehingga dianggap melanggar protokol kesahatan (Prokes) dan pihak pengelola diduga mengabaikan pembatasan jumlah pengunjungnya.

Sebelumnya, pada Kamis lalu Danny Pomanto juga dikabarkan telah melayangkan surat edaran ke pihak pengelola untuk beraktifitas namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Danny mengatakan, pihaknya tidak melarang aktifitas ekonomi dilakukan di Kota Makassar. Namun, penanganan wabah Covid-19 juga tetap harus diwaspadai.

Karenanya, Danny meminta pengelola mall untuk menerapkan sistem Prokes pada pintu masuk. Artinya, jika sudah melebihi kapasitas mall (50 persen jumlah pengunjung) maka pintu mall harus di tutup.

“Aturannya kan begitu. Harus ada pembatasan jumlah pengunjung. Setengahnya saja yang boleh masuk. Kalau sudah ada pengunjung lain yang keluar, baru yang lainnya boleh di masukkan lagi,” kata Danny.

Danny pun menghitungkan pengelola berapa jumlah yang memadai MP. Jumlah tenant sebanyak 670 unit dan yang dibolehkan satu tenant minimal 5 orang pengunjung.

“Jadi total pengunjung seharusnya sebanyak 3.350 orang saja. Setelah ini pintu mall ditutup sementara. Kalau ada yang sudah keluar misalkan 10 orang, nah baru boleh dimasukkan lagi 10 orang yang lainnya. Begini sistem kerja protokol pintu masuk,” jelasnya.

Danny menekankan jika peraturan ini diabaikan oleh pengelola mall, maka upaya penutupan paksa akan dilakukan oleh Satgas Raika bekerjasama dengan TNI- Polri.

“Jalan itu pasti kita akan tempuh. Dan, langkah terakhir jika pengelola masih tidak menerapkan prokes, maka pasti izin mall akan dicabut,” jelas Danny.

“Kami tak mau kejadian di India terjadi di Kota Makassar. Saya tidak larang berjualan, tapi mari kita saling menjaga agar Makassar bisa segera pulih dan bisa secara nyata memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” serunya sambil berjalan di setiap tenant MP.

Tidak hanya di MP, Danny mengatakan juga akan melakukan hal yang sama di semua Mall di Makassar dan disemua tempat usaha lainnya.

“Besok pengelola dan beberapa perwakilan tenant akan kita panggil rapat di Balaikota. Saya akan menyampaikan teguran langsung,” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya