Orok Bayi Ditemukan Warga di Benteng Somba Opu, Diduga Hasil Hubungan Gelap

08 June 2021 09:04
Orok Bayi Ditemukan Warga di Benteng Somba Opu, Diduga Hasil Hubungan Gelap

POSMAKASSAR.COM – Kepolisian Sektor Barombong digegerkan dengan penemuan mayat orok bayi berjenis kelamin perempuan di depan Benteng Somba Opu kabupaten Gowa.

Kronologis kejadian berawal saat warga bernama Syamsiah Dg Caya akan pulang ke rumahnnya dan melewati kompleks rumah adat Benteng Somba Opu, Senin (7/6/2021).

Saat itu, ia melihat dua buah bungkusan berupa kantong kresek hitam dan tas tentengan berwarna putih. Selanjutnya, dia membawa pulang dan menyimpan tas kresek tersebut di depan rumah.

Temuan tersebut lalu disampaikan kepada warga sekitar. Saksi yang juga merupakan warga sekitar, H Dg Bantang saat membuka kresek tersebut, melihat orok bayi terbungkus kain daster. Kemudian dia melaporkannya ke pihak kepolisian.

Orok bayi tersebut diperkirakan berusia 5 sampai 6 bulan dan saat ditemukan telah meninggal dunia dan kondisi mayat bayi masih memiliki tali pusar yang tersambung dengan placenta.

Orok bayi yang sudah tak bernyawa itu kemudian dibawa ke Puskesmas Kanjilo untuk dilakukan penanganan medis (Visum). Selanjutnya aparat dari Polsek Barombong membawa orok bayi itu ke Masjid untuk dibersihkan.

Setelah tiba Di Masjid, sang Imam Masjid Kel Benteng Somba Opu Lel H Rauf Aziz Dg Nompo membersihkan orok bayi tersebut, lalu dibungkus kain kafan kemudian dikuburkan oleh Kapolsek Barombong di dekat TKP pukul 14.00 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Barombong, IPTU Ahmadin membenarkan penemuan orok bayi disekitaran benteng Somba Opu.

“Benar pada Senin pagi tadi 07 JuniĀ 2021, pukul 09.00 WITA telah ditemukan mayat orok bayi di depan rumah adat Toraja kampung parang Kelurahan Benteng Somba Opu Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa. Mayatnya telah kita makamkan,” ujarnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya