Perkosa Putri Kandungnya Berkali-kali, Oknum Anggota LSM di Makassar Diciduk Polisi

13 July 2021 00:33
Perkosa Putri Kandungnya Berkali-kali, Oknum Anggota LSM di Makassar Diciduk Polisi

POSMAKASSAR.COM – Seorang lelaki berinisial RS (41), oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Makassar, terancam dibui 12 tahun setelah dilaporkan merudapaksa (memperkosa) putri kandungnya PIS (18).

RS diciduk polisi lantaran dilaporkan telah berkali-kali memperkosa putri kandungnya yang masih remaja itu. Pelaku disebut selalu melakukan aksi bejatnya di wisma.

“Iya betul, terduga pelaku anggota LSM GMBI, ada kartu keanggotaannya, iya (posisinya) anggota,” ujar Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP M Kadarislam saat dimintai konfirmasi, Senin (12/7/2021).

Menurut Kapolres Pelabuhan Makassar, RS diketahui dilaporkan oleh putri kandungnya atas tuduhan pemerkosaan. Dalam laporan itu, korban mengungkap pelaku menjalankan aksinya dengan mengajak korban ke sebuah wisma di Makassar pada Jumat (7/5/2021) lalu.

Korban melaporkan terduga pelaku ke polisi setelah memberi tahu ibu kandungnya pada Jumat (9/7/2021).

“Jadi dia melapor ditemani ibunya karena berkali-kali diperkosa sama bapaknya,” ucap Kadarislam.

Menurut Kadarislam, pelaku kerap beraksi dengan modus mengiming-imingi korban dengan sesuatu. Korban yang tidak tahan dengan hal tersebut akhirnya melaporkan sang ayah.

“Setiap dia diiming-imingkan, mau dibelikan barang apa semua kan dibawa ke wisma atau hotel dia mainkan,” ucapnya.

Kini, polisi terus menyelidiki keterangan pelaku. Sebab, pelaku mengaku hanya satu kali mencabuli korban.

“Sementara didalami, karena anaknya bilang sudah berkali-kali, sementara dia (terduga pelaku) bilang baru satu kali,” katanya.

RS disangkakan pasal 285 tindak pidana pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Kita terapkan pasal pemerkosaan, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.

“Ketika korban dibawa ke wisma, ternyata orang tua atau bapaknya ini (RS) juga melakukan pengancaman dan pemaksaan,” tambahnya.

“Setelah diancam, ditindih kedua kakinya (PIS) lalu dilecehkan oleh bapaknya,” sambungnya.

Sementara itu, RS mengaku melancarkan aksi bejatnya lantaran putrinya diisukan tidak perawan.

Isu itu, kata dia, sempat membuat pertengkaran dalam rumah tangganya. Ia pun memilih membawa PIS ke wisma.

“Sering terjadi percekcokan dalam rumah tangga saya yang mengatakan dia (PIS) tidak perawan,” kata RS di hadapan polisi.

“Saya pun mengutik keterangan dari dia, benar atau tidak kamu tidak perawan. Disitulah terjadi kehilafannya saya,” sambung RS.

“Saya sangat menyesal sekali,” ucapnya lagi.

PIS merupakan anak kedua dari dua bersaudara RS dan istri pertamanya yang telah diceraikan.

RS yang sudah tiga kali kawin cerai, saat ini hidup bersama istri ke empat yang dinikahinya.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya