Evaluasi PPKM Darurat Akan Diumumkan, Makassar Berpotensi Susul Jawa-Bali

17 July 2021 21:14
Evaluasi PPKM Darurat Akan Diumumkan, Makassar Berpotensi Susul Jawa-Bali

POSMAKASSAR.COM – Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan diumumkan hari ini.

Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) dikabarkan akan menggelar konferensi pers untuk menyampaikan evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat yang dimulai 3 Juli lalu tersebut.

Informasi yang dihimpun, PPKM Darurat kemungkinan akan menyasar daerah lain di luar Jawa-Bali, termasuk Makassar. Mulai 21 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Jika melihat perkembangan kasus di Makassar, indikatornya cukup mendukung untuk penerapan PPKM Darurat. Terutama karena sudah ditemukan varian delta di Kota Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, di Kota Makassar sudah ada 10 pasien yang dinyatakan terjangkit varian delta ini.

“Hasilnya kita dapat dua hari lalu. Tapi mereka sudah dinyatakan sembuh dirawat di Rumah Sakit Pelamonia,” ucap Ichsan Mustari, Sabtu (17/7/2021).

Selain ditemukannya varian delta, indikator lain juga terkait level assesmen.

“Indikator selanjutnya, juga terkait kenaikan kasus harian. Makassar diketahui dalam kurun waktu seminggu ini terus mengalami kenaikan kasus harian,” katanya.

Sementara Pakar epidemiolog Sulsel, Ridwan Amiruddin menyampaikan bahwa kenaikan kasus yang sudah mencapai 739 positif sudah diprediksi.

“Saya sudah memprediksi bahwa akan sampai ke angka seribu juga, sehingga harus dilakukan antisipasi,” katanya.

Jika terus dibiarkan, maka PPKM Darurat Jawa-Bali bisa jadi akan berlaku juga di Sulsel.

“Mungkin minggu depan sudah seperti itu,” sebutnya. 

Dengan kenaikan kasus yang tinggi tiap harinya menempatkan Makassar pada situasi pandemi level 4.

Lanjut Ridwan, pada level 4 epidemik yang tidak terkendali dengan respon terbatas maka semua warga harus berdiam diri di rumah.

“Paling tidak empat pekan ke depan.
Selain berdiam diri selama empat pekan, pemerintah juga harus melaksanakan tracing secara maksimal,” tegasnya.

Assesmen level 4 artinya jumlah kasus Covid-19 lebih dari 150 kasus per 100 ribu penduduk per minggu.

Kemudian, perawatan di rumah sakit lebih dari 30 per 100 ribu penduduk per minggu. Selain itu, kasus kematian lebih dari 5 per 100 ribu penduduk per minggu. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya