Soal PPKM Level 4 di Makassar, Danny Pomanto: Harus Kita Terapkan

25 July 2021 20:07
Soal PPKM Level 4 di Makassar, Danny Pomanto: Harus Kita Terapkan

POSMAKASSAR.COM – Rencana Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 di Kota Makassar, ditanggapi Walikota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya mengaku belum menerima dokumen resmi dari pemerintah pusat.

“Belum ada surat resmi. Kita masih tunggu ini dari pusat. Kalau sudah ada, baru kita sampaikan. Ini kan PPKM Mikro berakhir hari ini, nah besok kemungkinan akan berlaku itu PPKM Level 4. Begitu hasil rapat kemarin, harus kita terapkan,” ujar Danny saat ditemui awak media di kediamannya, Minggu (25/7/2021).

Menurut instruksi Pemerintah Pusat, lanjutnya, Kota Makassar harus menerapkan PPKM level 4 atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan PPKM Darurat. Hal ini untuk menindaklanjuti status Makassar yang dinyatakan zona merah.

Terkait kabar adanya penyekatan diperbatasan bagi yang ingin masuk ke Makassar, Danny mengatakan bahwa hal itu belum diketahuinya.

“Saya tidak melihat ada yang mengatur penyekatan di situ, makanya saya heran juga, karena kemarin tidak dibahas penyekatan itu, tapi pembatasan yang lebih dari sebelumnya itu, memang ada,” katanya.

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir. Menurutnya pembatasan dalam PPKM Level 4 tidak jauh berbeda dengan PPKM Mikro.

“Tidak terlalu banyak bedanya, misalnya restoran untuk online itu 24 jam, sama sebenarnya, tidak terlalu banyak ji bedanya,” katanya

Ia mengatakan sektor esensial tetap diizinkan buka, seperti penanganan kesehatan dan energi.

Dalam PPKM Level 4 resepsi pernikahan memang dilarang. Namun, Danny belum mau memastikan pihaknya akan melarang atau mengizinkan hal tersebut 

“Nanti saya lihat dulu, karena sudah banyak juga yang undangannya beredar, saya juga tidak mau mendahului itu, sebelum saya lihat papernya,” katanya

Ia pun mengimbau, agar masyarakat bisa bersabar, sehingga Makassar bisa terlepas dari kondisi PPKM Level 4 tersebut.

“Saya juga memohon maaf karena kerja-kerja Pemkot Makassar hari ini akhirnya belum maksimal untuk membantu masyarakat keluar dari zona oranye,” katanya.

Danny mengatakan, status zona merah di Makassar belum terpenuhi jika melihat kriteria. Sebab dari lima kategori, Makassar hanya memenuhi satu persyaratan.

“Status pelayanan kesehatan seperti keterisian kasur atau Bed Occupancy Rate (BOR) itu sebenarnya oranye, dari lima kategori Satu yang merah. Sedangkan tempat lain semuanya merah,” ucapnya.

Agar terbebas dari status zona merah Covid-19, Danny meminta kepada masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan. Sebab, bantuan masyarakat dinilai mampu mempercepat penanganan virus tersebut.

“Tapi ini tentu dari hasil kerja-kerja kita semua. Kalau kita disiplin, pasti bisa melewati semuanya. Tak ada yang mau PPKM Level 4 ini berlaku, makanya kita harus displin bersama. Kalau kita taat dan sedikit bersabar, Insya Allah (kasus) itu akan menurun,” imbaunya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya