Danny Lantik Pejabat Eselon II Pemkot Makassar, Tiga Pejabat Diparkir Jadi Staf Ahli

26 July 2021 19:22
Danny Lantik Pejabat Eselon II Pemkot Makassar, Tiga Pejabat Diparkir Jadi Staf Ahli

POSMAKASSAR.COM – Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melantik 16 pejabat eselon II hasil job fit, di Dermaga Pelabuhan Soekarno-Hatta, Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Senin (26/7/2021).

Pada pelantikan tersebut, tiga pejabat eselon II bergeser dari jabatan kepala SKPD ke asisten ahli. Sementara tiga pejabat lainnya diparkir menjadi asisten.

Staf ahli pertama adalah Irwan Rusfiady Adnan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Makassar.

Kedua, Irwan Bangsawan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Makassar.

Ketiga adalah Sittiara, sebelumnya menjabat sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Makassar menjadi staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Sementara, Rusmayani Madjid, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Andi Muhammad Yasir, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Muhammad Mario Said, sebelumnya menjabat sebagai, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat.

Pejabat lainnya yang dilantik, Nielma Palamba, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.

Sri Susilawati, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Makassar.

Evy Aprialti, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Makassar, menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.

Tenri Ampa, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Achmad Hendra, sebelumnya menjabat sebagain Kepala Pemuda Olahraga Makassar Dinas dan Kota menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar.

Andi Siswanta, sebelumnya menjabat sebahai Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar.

Fathur Rahim, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, menjadi Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar.

Zainal Ibrahim, sebelumnya menjabat sebagai, Kepala Inspektorat Daerah Kota Makassar menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar.

Iman Hud, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makasssar menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar.

Andi Bukti, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar, menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar.

Sementara, dua pejabat, dr. Andi Hadijah Iriani tetap menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar

Aryati Puspasari Abady, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Namun belum dilantik sebab menunggu SK Dirjen. 

Danny mengatakan, gerbong mutasi selanjutnya akan kembali bergerak secara besar-besaran pada September mendatang.

“Kan sudah dilantik ini baru awal. Sekalian tunggu kalau September. Saya tidak perlu izin lagi pada September nanti,” ucapnya usai pelantikan.

Meski kata Danny Pomanto, lelang jabatan sudah bisa dilakukan Agustus mendatang. Sebab, aturan sudah memperbolehkan. Apalagi masa jabatannya sudah memasuki enam bulan setelah dilantik pada Februari lalu.

“26 Agustus (sebenarnya) sudah bisa. Hari inikan baru 5 bulan,” tandasnya.

Dia menegaskan, pelantikan hari ini mau pun ke depan, tidak dipengaruhi unsur politik.

“Insya Allah akan menyusun kabinet, dan tidak ada politik sekali lagi saya dan ibu Fatma tidak ada politik-politik dalam memilih ASN semua profesional dan loyalitas,” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya