Seorang Jukir di Makassar Ditikam Hingga Tewas, 6 Orang Terduga Pelaku Dibekuk Polisi

29 July 2021 14:53
Seorang Jukir di Makassar Ditikam Hingga Tewas, 6 Orang Terduga Pelaku Dibekuk Polisi

POSMAKASAR.COM – Seorang juru parkir (Jukir) bernama Syahrul (18) tewas dikeroyok sejumlah pria disekitar Waduk Tunggu
Pampang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (28/7/2021) Kemarin.

Informasi yang dihimpun, semula Syahrul alias Callu dikeroyok sekelompok pria mengendarai motor, lalu salah seorang dari pelaku nekat menebas Callu menggunakan sebilah parang.

Akibatnya, Callu pun jatuh tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, jajaran Unit Reskrim Polsek Manggala, bersama Tim Jatanras dan Resmob Polda Sulsel telah mengamankan sejumlah terduga pelaku.

“Sudah ada enam orang terduga pelaku diamankan Tim gabungan, dan sementara masih dalam pengembangan,” kata Kompol Edy sapaan Supriady Idrus, Kamis (29/7/2021) siang.

Menurutnya, Pelaku pengeroyokan dalam kasus itu diduga lebih dari enam orang.

“Kemungkinan masih ada pelaku lainnya, kita tunggu hasil pengembangan teman-teman di lapangan,” ujarnya.

Dirinya masih enggan menyebut identitas para pelaku lantaran masih dalam proses pengembangan.

Berdasarkan pengakuan sementara pelaku yang diamankan, kata Kompol Edy, bermula saat dua dari pelaku dihadang pengendara motor di lokasi kejadian.

Akibat penghadangan itu, dua dari pelaku terlibat perkelahian dengan pelaku penghadangan.

Tidak puas usai melakukan perkelahian, ke dua pelaku lanjut Kompol Edy mengajak teman lainnya untuk melakukan aksi penyerangan.

Sambil membawa parang dan beberapa jenis senjata tajam lainnya, pelaku pun mendatangi lokasi saat ia dihadang.

“Tiba di TKP, para pelaku ini mendapati korban Callu seorang diri dan langsung dikejar hingga akhirnya dikeroyok di lokasi,” bebernya.

Sementara itu, Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Iptu Afhi Abrianto menjelaskan,
penangkapan terhadap para terduga pelaku tersebut dilakukan oleh tim gabungan Jatanras Polrestabes Makassar, Resmob Polda Sulsel, dan Polsek Manggala.

Para terduga pelaku itu, lanjutnya, dibekuk di lokasi berbeda-beda di Kota Makassar pada Kamis (29/7/2021) dini hari, setelah pihaknya menerima informasi penyerangan yang menyebabkan korban meninggal dunia di sekitar kawasan Waduk Antang, pada Rabu (26/7) petang.

Berdasarkan interogasi, kedua pelaku utama yang dibekuk ini berperan membacok korban dan satunya lagi melempari korban dengan batu. Akibat peristiwa itu, korban diketahui meninggal dunia di lokasi.

“Untuk kedua orang itu, yang tersangka pertama melakukan memarang ke daerah wajah dari korban dan yang kedua melempari korban dengan batu. Pada akhirnya korban meninggal dunia di tempat. Korban hanya satu orang,” kata Afhi.

Penyerangan terhadap korban ini diakui para pelaku lantaran mereka dendam. Pasalnya, sebelum kejadian itu, rekan-rekan korban dituding mengeroyok salah satu rekan pelaku.

“Motifnya saat kami interogasi dari tersangka yang kami amankan bahwa sebelumnya tersangka ini merasa diserang dari teman-teman korban, sehingga segerombolan tersangka menyerang balik si korban yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Afhi.

Selain membekuk para terduga pelaku, anggota juga turut melakukan penyitaan barang bukti berupa sepeda motor dan senjata tajam pelaku.

“Barang bukti yang diamankan sejumlah motor, lalu ada 3 buah senjata tajam berupa 1 parang dan 2 badik,” tutur Afhi.

Hingga kini, anggota pun masih terus mengejar rekan-rekan pelaku yang berjumlah belasan orang saat melakukan penyerangan. Polisi juga telah mengantongi identitas pelaku berdasarkan hasil interogasi dari rekan pelaku yang tertangkap.

“Proses lebih lanjut dalam pengembangan untuk mencari tersangka yang lain yang telah disebut tersangka yang sudah kami amankan,” pungkas Afhi. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya