Pekan Depan, Danny Kembali Jadwalkan Lantik Pejabat Pemkot Makassar

10 September 2021 15:11
Pekan Depan, Danny Kembali Jadwalkan Lantik Pejabat Pemkot Makassar

POSMAKASSAR.COM – Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, bakal meresetting lagi pejabat pemerintah Kota Makassar bulan ini.

“Iya, bulan ini ada lagi pelantikan,” kata Danny sapaannya, saat dihubungi, Jumat (10/9/2021).

Agendanya, kata Danny, sudah dia tetapkan dan direncanakan pada pekan depan. Namun, hari dan tempat belum dipastikan.

“Minggu depan kita jadwalkan,” singkatnya.

Meski demikian, dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, Danny Pomanto paling sering menjadwalkan pelantikan di hari Jumat, karena pada hari tersebut memiliki filosofi tersendiri baginya.

Ada pun jumlah pejabat yang akan dilantik, juga belum diketahui. Namun beberapa waktu lalu, Danny pernah mengatakan bahwa resetting dalam lingkup Pemkot Makassar akan rampung pada Desember mendatang.

Dimulai dari 15 camat, sekretaris OPD, kepala bagian, kepala bidang hingga lurah. Terakhir di empat perusahaan daerah. Juga akan ada pengisian jabatan lowong setingkat eselon 2.

“Camat kan sekarang sudah diganti. Sebentar lagi sekcam dan lurah. Kemudian kita juga akan melakukan penataan kembali seluruh organ RT-RW dan LPM serta unsur-unsur yang bisa saling menunjang, kita revitalisasi,” sambungnya.

Menyinggung RT dan RW, Danny menilainya banyak yang tidak lagi berfungsi dengan baik hingga kerap mengakibatkan terjadinya bentrok antar kelompok.

“Terus terang bentroknya antar kelompok, antar lorong, antar kampung, antar jalan itu tidak lain adalah tidak berfungsinya RT dan RW yang terpecah akibat Pilkada kemarin. Sehingga koordinasi antara RT- RW kita anggap makin lemah, juga lurah, camat,” jelasnya.

Menurutnya, apabila seluruh unsur telah diganti, maka semua persoalan yang ada diharapkan bisa diminimalisir.

“Karena sekarang ini konfliknya itu. Saya kira resistensi ini akibat kerenggangan sosial. Tidak disentuhnya masyarakat dan lain-lain,” ungkapnya.

Sementara terkait lelang jabatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Andi Siswanta Attas mengaku, belum bisa memastikan kapan promosi terbuka dilaksanakan.

Kata dia, saat ini masih terus berproses karena harus seizin pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan KASN.

“Sementara berproses. Satu paketki, pansel mengikutkan jabatan yang akan dilelang. Dari 24 jabatan yang akan dilelang, ada dua pansel,” terangnya.

“Untuk 18 jabatan, panelnya sudah selesai. Tapi untuk enam jabatan yang menyangkut masalah keuangan dan inspektorat harus ada izin pusat,” kunci Wanta-sapaannya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya