PPKM Di Makassar Gagal Turun Ke Level 1, Danny : Karena Indikator Vaksinasi Kita Belum Cukup 70 Persen

20 October 2021 16:42
PPKM Di Makassar Gagal Turun Ke Level 1, Danny : Karena Indikator Vaksinasi Kita Belum Cukup 70 Persen

POSMAKASSAR.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 Kota Makassar sudah berjalan dalam masa tiga kali perpanjangan.

Terakhir, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri) Nomor 54 tahun 2021, masa PPKM kembali diperpanjang selama tiga pekan, yakni dari tanggal 19 Oktober hingga 8 November 2021.

Padahal sebelumnya, Walikota Makassar, Moh 
Ramdhan ‘Danny’  Pomanto berharap Makassar sudah bisa masuk kategori level 1.

Hanya saja, Makassar dianggap belum bisa memenuhi 1 indikator, yakni capaian vaksinasi yang belum cukup 70 persen.

“Sebenarnya kita sudah bisa level 1, tapi kita punya vaksinasi baru 69 persen, sisa satu persen. Jadi karena indikator vaksinasi kita belum cukup 70 Persen, kita belum bisa ke level 1,” ucap Danny Pomanto, Rabu (20/10/2021).

Meski demikian, Danny menyebut, angka Covid-19 di Makassar sudah cukup terkendali, dibuktikan dengan bed occupancy rate (BOR) sisa 2,9 persen.

Menurutnya, sudah banyak kecamatan yang bersih dari covid-19.

“Sisa lima wilayah yang berstatus zona kuning. Mudah-mudahan kita dapat hijau di dua minggu kedepan,” tuturnya.

Dalam perpanjangan PPKM Level 2 kali ini, ada beberapa pelonggaran yang diberikan.
Seperti jam operasional mall atau pusat perbelanjaan lainnya, yaitu dari pukul 20.00 diperpanjang hingga pukul 21.00 Wita.

“Selain penambahan waktu, kita juga beri tambahan kapasitas pengunjung,” sebutnya.

Kini, pengusaha mall sudah bisa menerima pengunjung dengan kapasitas 70 persen.

Kendati begitu, Danny mewanti-wanti pengusaha mall, termasuk usaha-usaha hiburan malam agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Iya, semua harus taat Prokes. Konsekuensinya, jika melanggar bisa jadi tempat tersebut akan ditutup. Sekali lagi, Prokes itu tetap harus dijalankan, Satgas Raika tetap jalan, pencabutan izin tetap jika melanggar,” tutupnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya