Delapan Pasangan Bukan Suami Istri Dirazia Petugas di Makassar

24 October 2021 17:02
Delapan Pasangan Bukan Suami Istri Dirazia Petugas di Makassar

POSMAKASSAR.COM – Sejumlah pasangan bukan suami istri terjaring razia yang dilaksanakan Dinas Sosial Kota Makassar, Sabtu (23/10/2021) malam.

Razia itu menyasar tiga hotel dan wisma berbeda di wilayah Kecamatan Tamalate.

Hotel yang pertama disasar berlokasi di Jalan Andi Tonro. Di hotel berlantai tiga itu, petugas gabungan Dinas Sosial, Satpol PP dan Kepolisian menyisir ke sejumlah kamar.

Hasilnya, empat pasangan muda-mudi bukan suami-istri, terjaring.

Ke empatnya pun digelandang setelah tidak dapat menunjukkan kartu identitas atau surat keabsahan hubungan mereka.

Usai mengamankan empat pasangan diduga mesum itu, razia berlanjut ke wisma yang berlokasi di Jalan Kumala.

Pasangan yang pertama terjaring yaitu sepasang mahasiswa yang kedapatan berduaan dalam kamar.

“Kami dari Dinas Sosial Kota Makassar melakukan razia WTS dan Waria,” ucap petugas saat dibukakan pintu kamar oleh sang mahasiswa.

“Apamu ini dek?,” Tanya petugas sembari menunjuk ke mahasiswi yang duduk di atas kasur.

“Temanji pak, lagi kerja tugas,” kata si mahasiswa sambil menunjuk beberapa lembar tugas kuliah dalam map.

“Kalau kerja tugas biasanya di warkop, bukan di kamar berduaan,” sahut petugas.

Keduanya pun digelandang ke Dalmas Satpol PP.

Di kamar lain, petugas juga mendapati sepasang pria dan wanita yang berusia 50-an tahun.

Keduanya turut digelandang lantaran tidak mampu memperlihatkan kartu identitas yang menunjukkan keduanya suami istri.

Lokasi ke tiga yang disasar yaitu wisma yang berlokasi di Jalan Mappaoddang. Di wisma itu, petugas gabungan mengamankan dua pasangan bukan suami istri.

Selain itu, juga didapati lima wanita tanpa pasangan yang diduga tengah menunggu pria hidung belang.

“Total pasangan yang kami dapati ada delapan pasang, plus lima perempuan,” kata PLT Kadis Sosial Kota Makassar, Muhyiddin Mustaqim.

Dari 21 orang itu, pihaknya mengaku akan melakukan assessmen atau pendataan.

Setelah itu, akan diserahkan ke panti khusus rehabilitasi tuna susila untuk dibina.

“Jadi kegiatan ini berdasarkan laporan masyarakat yang merasa terganggu dan dikhawatirkan ada apa-apa,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan terus gencar melakukan razia yang sama di waktu dan lokasi yang masih dirahasiakan.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya