Buang Mayat Bayi di Telkomas Makassar, Empat Terduga Pelaku Diciduk Polisi

25 October 2021 16:01
Buang Mayat Bayi di Telkomas Makassar, Empat Terduga Pelaku Diciduk Polisi

POSMAKASSAR.COM – Empat orang terduga pelaku pembuang mayat bayi di Kompleks Telkomas, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar diciduk polisi.

Empat terduga pelaku yang diamankan dalam kasus tersebut, yakni YO seorang mahasiswi dan kekasihnya yang juga mahasiswa berinisial AS.

Sementara, dua lainnya SJ dan SR disebut turut membantu proses aborsi YO.

Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKP Jufri Natsir mengatakan, ke empatnya ditangkap di Kabupaten Pinrang. Penangkapan dilakukan Tim Jatanras Polrestabes Makassar dibackup Resmob Polda Sulsel.

“Yang melakukan aborsi karena hamil delapan bulan yaitu saudari YO, satusnya mahasiswa. Terus laki-lakinya atas nama AS, sesama mahasiswa,” kata Jufri Natsir.

Hal itu diungkapkan Jufri Natsir, saat merilis pengungkapan itu di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (25/10/2021) siang.

Menurutnya, YO dan AS sepakat melakukan aborsi lantaran hubungan keduanya belum terikat pernikahan yang sah.

“Sehingga mereka sepakat untuk melakukan aborsi atau pengguguran kandungan,” ujarnya.

Jufri Natsir, menjelaskan, saat sepakat menggugurkan sang bayi, keduanya pun menghubungi SJ yang mengaku apoteker.

“Terus kemudian satu perempuan atas nama SR yang membantu aborsi pada saat itu,” bebernya.

Proses aborsi itu, lanjut Jufri Natsir berlangsung di sebuah tempat yang juga berlokasi di Kompleks Telkomas.

Usai melakukan aborsi, sang bayi berjenis kelamin perempuan itu, masih sempat dibawa ke klinik. Namun, kata Jufri Natsir, nyawanya tidak tertolong lagi.

“Anak itu keluar dan dibawa ke klinik namun bayi itu tidak tertolong lagi sehingga meninggal dunia,” ungkap Jufri Natsir.

“Sehingga kedua pelaku tersebut mengambil dan membuangnya di TKP,” sambungnya.

Sebelumnya diketahui, Polisi memburu pelaku pembuang mayat bayi di depan gerban masjid Telkomas, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Senin (18/10/2021) siang lalu.

Saat itu, ada dua pengendara motor yang dicurigai sebagai pelaku, lantaran sebelum mayat bayi ditemukan, warga sempat melihat gerak-gerik mencurigakan kedua pengendara motor tersebut.

Oleh warga setempat, kedua pengendara motor itu dikabarkan membawa bingkisan kantong plastik di sekitaran masjid.

Kedua terduga pelaku itu, malah terlihat oleh warga menaruh kantongan tersebut di dekat masjid. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya