Batal Berangkatkan Calon Jemaah Umroh, Pemilik Travel Diduga Bunuh Diri

17 May 2022 23:57
Batal Berangkatkan Calon Jemaah Umroh, Pemilik Travel Diduga Bunuh Diri

POSMAKASSAR.COM — Seorang pemilik travel di Kota Makassar dikabarkan bunuh diri karena diduga tidak mampu mengembalikan dana ratusan calon jamaah umroh yang batal diberangkatkan.

Informasi yang dihimpun, ratusan calon jamaah umroh tersebut, diantaranya terdapat sejumlah selebgram Kota Makassar.

Saat dihubungi, seorang Influencer yang tidak bersedia disebutkan jatidirinya mengakui bahwa sang pemilik Travel diduga kena tekanan mental dan akhirnya bunuh diri.

“Kejadian itu sempat bahas di grup para influencer yang diendorse kapan ada jadwal keberangkatan. Setelah pembahasan itu dua hari kemudian ada kabar kalau dia meninggal karena bunuh diri,” kata sumber tersebut, Selasa (17/5/2022).

Kata dia, sebelumnya diketahui ada ratusan jemaah telah melakukan pembayaran. Setelah pemberangkatan umroh dinyatakan batal, para calon jemaah mendesak agar dana mereka yang telah disetor ke travel tersebut segera dikembalikan.

“Kalau ditotalkan ada ratusan jemaah. Karena 1 influencer itu mengumpulkan puluhan jemaah dan pengembalian uang tentunya menjadi tanggung jawab kami atau para influencer,” ungkapnya.

Travel dimaksud, kata dia, inisial usahanya MT dan telah mengendorse 6 influencer di Kota Makassar dengan jadwal keberangkatan umroh dimulai pada Agustus mendatang.

Sementara itu, pihak keluarga pemilik travel umroh yang diduga bunuh diri karena tekanan mental memberi jawaban terkait kematian RM selaku pemilik travel.

Melalui sambungan telepon, Selasa (17/5/2022) malam, pihak keluarga kepada wartawan menyatakan, masih mempertimbangkan apakah kasus tersebut akan dibawa ke ranah hukum atau tidak.

Pasalnya, hingga saat ini penyebab kematian RM belum jelas.

“Penyebab kematian belum jelas sampai saat ini. Sehingga kami masih butuh waktu untuk mempertimbangkan apakah perlu bantuan kepolisian untuk mengusut kematian beliau (RM) atau tidak,”katanya.

Terpisah, Waketum DPP Amphuri, Azhar Ghazali kepada wartawan mengatakan, seharusnya travel yang resmi mengeluarkan info dan jadwal keberangkatan umroh minimal sebulan sebelum calon jemaah berangkat.

“Booking tiket, hotel, dan lain-lain itu harusnya sudah jelas jauh hari sebelum berangkat. Kalau belum ada jadwal tersebut, calon jemaah harus hati-hati apalagi harga yang ditawarkan di bawah 27 juta,”ungkap Azhar.

Olehnya, Azhar mengimbau agar calon jemaah khususnya para influencer dan selebgram selaku publik figur tidak menerima begitu saja endorse dari travel yang menawarkan.

“Mereka harus lihat keresmian travel tersebut. Jangan sampai selebgram ini asal terima endorse dari Travel. Sudah banyak sekali kejadian seperti ini,” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya